Presiden dari Square Enix resmi mengundurkan diri

Share

squareenix-ceo-logoYoichi Wada yang merupakan presiden dari pubsliher game Square Enix telah resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Orang paling penting dalam perusahaan publisher game terbesar di Jepang ini mundur karena gagal membawa keuntungan ke dalam perusahaan.

 

Yoichi Wada pertama kali bergabung dengan Square pada bulan April 2000 yang 3 tahun kemudian melakukan merger dengan Enix sehingga berubah nama menjadi Square Enix. Karier Yoichi Wada berjalan dengan baik hingga Ia mendapati posisi CEO pada bulan Desember 2001 yang berarti hanya dalam waktu 1 tahun 7 bulan saja. Setelah merger tersebut, beliau diangkat menjadi presiden dari Square Enix.

squareenix-ceo-main

Sebagai penggantinya, pihak Square Enix telah menetapkan Yosuke Matsuda untuk menjadi presiden baru dari Square Enix pada bulan Juni 2013 nanti. Ternyata Square Enix tidak hanya akan mengganti posisi presiden saja. Mereka telah memutuskan untuk melakukan reformasi dan restrukturisasi besar-besaran dalam kebijakan, struktur organisasi, model bisnis, dan masih banyak lagi. Diperkirakan biaya yang diperlukan untuk melakukan restrukturisasi adalah sekitar 10 miliar Yen atau sekitar 1,03 triliun Rupiah.

Untuk tahun ini, pihak Square Enix tampaknya harus menerima kerugian bersih sekitar 13 miliar Yen (Rp 1,339 T). Entah apa yang terjadi dengan Square Enix saat ini padahal pada tahun 2012, perusahaan ini berhasil memperoleh penghasilan bersih sebesar ¥ 6 M atau sekitar Rp 618 M. Ia menjelaskan bahwa hal ini terjadi akibat dari penjualan yang lambat dari game-game mereka di negara Amerika Utara dan Eropa serta buruknya kinerja bisnis mesin arcade yang membuat perusahaan ini menjadi sangat terpuruk.

Belum lama ini, John Riccitiello (CEO dari Electronic Arts) juga mengundurkan diri dari posisinya setelah performa finansial dari salah satu publisher terbesar di eropa tersebut gagal memenuhi target.

evergreen

Other Article