EA lakukan pembelaan atas nominasi "Perusahaan terburuk di Amerika"

Share

ea-logoElectronic Arts kembali masuk nominasi "Perusahaan terburuk di Amerika" dalam ajang Worst Company In America 2013 yang diadakan oleh Consumerist. Tapi kemudian Peter Moore melakukan pembelaan dengan menulis artikel berjudul "We Can Do Better" dimana Ia mengatakan bahwa semakin tinggi pohon maka akan semakin kencang angin yang bertiup.

 

Peter Moore mengakui bahwa Electronic Arts telah melakukan banyak kesalahan, salah satunya termasuk dengan terlalu cepat menghentikan server game, kualitas game yang tidak memenuhi harapan, salah langkah dalam menetapkan harga baru, dan yang baru-baru ini terjadi adalah buruknya perilisan game SimCity dengan berbagai bug dan server yang down.

ea-petermoore-main

"Kami berhutang kinerja yang lebih baik pada para gamer", kata Peter Moore. "Beberapa keluhan yang ditujukan kepada kami merupakan 100% sah dan seperti semua perusahaan besar lainnya, kami tidaklah sempurna". Peter Moore menyebutkan beberapa keluhan seperti perlunya game SimCity untuk selalu online untuk bisa dimainkan. Peter Moore mengatakan bahwa banyak gamer yang berpendapat bahwa ini bagian dari digital rights management (DRM), namun Ia mengklaim bahwa hal tersebut hanyalah untuk sementara waktu saja.

Kemudian COO dari EA juga membicarakan seputar Origin yang diklaim tidak dapat bersaing dengan kompetitornya yaitu Steam. Ia melakukan pembelaan dengan mengatakan bahwa terdapat 45 juta pengguna yang terdaftar dalam layanan Origin. Lalu untuk model free-to-play dan microtransactions, Peter Moore mengatakan bahwa terdapat puluhan juta gamer yang memainkannya dan menyukai model tersebut.

Isu terakhir yang terjadi dalam EA adalah mereka telah menerima ribuan email dan surat yang memprotes bahwa pihak Electronic Arts memungkinkan para gamer untuk menciptakan karakter LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) di dalam game-nya. "Isu yang terakhir adalah sebuah cerita khusus bagi Electronic Arts dan jika hal tersebut merupakan alasan yang membuat kami menjadi perusahaan terburuk maka katakanlah!! Kami tidak akan mengalah pada masalah itu".

ea-wcia2013-main

Akhirnya Peter Moore mengakhiri catatannya dengan mengatakan bahwa Electronic Arts siap untuk berkomitmen dalam memperbaiki kesalahan-kesalahanya dan akan terus melihat tanggapan dari komunitas game EA dalam mengambil keputusan. Peter Moore juga menyatakan bahwa Ia akan selalu bangga pada EA dan pada seluruh staff EA di seluruh dunia dan juga pada game-game yang telah dibuat serta para gamer yang telah memainkannya.

evergreen

Other Article