EA ingin menyusul Activision dengan Battlefield 4

Share

ea-logoElectronic Arts sepertinya menjadi lebih bersemangat semenjak diangkatnya CEO baru mereka, setelah sejak bulan Maret lalu. Baru-baru ini EA mengklaim akan serius dalam peluncuran Battlefield 4 kali ini, mereka berencana untuk menyusul kesuksesan Activision dengan game andalannya yaitu Call of Duty.

Patrick Sodurlund, selaku wakil presiden eksekutif EA kembali menyalakan bara persaingan antara Battlefield dan Call of Duty dengan menyatakan bahwa EA tidak akan bersantai - santai sebelum Battlefield menjadi game FPS military nomor satu. Seperti yang kita tahu, selama ini Battlefield selalu kalah bersaing dengan Call of Duty dalam hal kepopuleran diantara para gamers. Call of Duty sebelumnya memiliki rekor penjualan terbesar pada hari pertama rilis selama 4 tahun berturut-turut, namun diakhiri oleh GTA V dengan jumlah penjualan yang fantastis.

ea-insert1

Patrick kembali mengatakan bahwa, pihak Activision mungkin tidak menganggap EA sebagai saingan berat saat peluncuran Battlefield 3. Namun dia menjamin bahwa Activision akan mulai untuk mewaspadai peluncuran Battlefield 4 kali ini, beliau menambahkan bahwa Battlefield 4 ini akan menjadi sebuah gebrakan baru dalam dunia game FPS dan akan menjadi saingan berat bagi Activision. Patrick kemudian menegaskan bahwa EA tidak akan berhenti bekerja sebelum menjadi yang nomor satu dalam persaingan game FPS ini.

Battlefield 4 akan dirilis 29 Oktober untuk versi PC, Playstation 3, dan XBOX 360. Sedangkan versi PS 4 akan dirilis 12 November untuk Amerika Utara dan 29 November di Eropa. Lalu versi XBOX one akan dirilis 19 November untuk Amerika Utara dan 22 November untuk Eropa. Bila anda membeli versi konsol sekarang (PS3 & XBOX 360), anda dapat mengupgradenya nanti ke versi konsol mendatang (PS4 & XBOX one) dengan membayar biaya upgrade sebesar $9.99.

ea-insert2

Mari kita nantikan peluncuran Battlefield 4 ini, dan apakah Battlefield 4 ini akan dapat menyaingi bahkan mengalahkan kesuksesan Call of Duty.

 

evergreen

Other Article

warhammer-logoSetelah 5 tahun beroperasi, MMO yang di bawahi oleh Mythic, Warhammer Online : Age of Reckoning akhirnya memutuskan akan menutup server yang dimilikinya.